Kebijakan itu mencakup pembekuan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), penghentian penambahan saham baru ke indeks, serta pembatasan kenaikan kelas saham antarsegmen indeks.
Selain BREN dan DSSA, Wilbert juga memperkirakan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bakal dikeluarkan dari indeks MSCI Mei 2026 akibat kapitalisasi pasar yang dinilai tidak lagi memenuhi syarat.
Mirae Asset memperkirakan tekanan jual asing masih akan berlanjut setidaknya hingga rebalancing MSCI berikutnya pada Agustus 2026, saat penyesuaian FIF diperkirakan mulai berlaku.
Jika penghapusan saham terkait HSC dan penurunan free float sama-sama terjadi, arus keluar dana asing diperkirakan mencapai sekitar USD2,4 miliar (Rp41,76 triliun), baik dari investor aktif maupun pasif.
“Pembaruan berikutnya diperkirakan akan disampaikan bersamaan dengan Market Accessibility Review pada Juni, yang akan terus kami cermati secara seksama,” demikian kata Wilbert. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.