Dengan asumsi TLKM mempertahankan sedikitnya 51 persen kepemilikan pada perusahaan gabungan, terdapat dua skenario yang dapat ditempuh.
Skenario pertama adalah melalui skema pertukaran saham. Dengan menggunakan harga saham MTEL dan TBIG saat ini serta kepemilikan Telkom sebesar 71,8 persen di MTEL sebagai titik awal, harga saham MTEL setidaknya perlu mencapai Rp964 per saham agar Telkom tetap mempertahankan kendali mayoritas.
Harga tersebut mencerminkan potensi kenaikan sekitar 119,2 persen dari level saat ini, meski juga berarti valuasi MTEL akan mencapai sekitar 12,8 kali EV/EBITDA FY26F.
Sementara itu, skenario kedua adalah melalui penyertaan modal.
Telkom atau Danantara dapat melakukan injeksi dana melalui aksi penempatan saham, dengan penerbitan sekitar 42,3 miliar saham baru senilai Rp18,6 triliun berdasarkan harga saat ini.
Gabungan MTEL-TBIG Dinilai Lebih Kuat
Daniel menilai merger tersebut berpotensi memberikan manfaat bagi kedua perusahaan maupun industri menara telekomunikasi secara keseluruhan.