Trump juga mengancam akan melakukan serangan terhadap Oman jika negara tersebut dianggap menghalangi, meskipun belum jelas dasar dari ancaman tersebut.
Di sisi lain, Iran disebut akan mengubah postur militernya menjadi sepenuhnya ofensif setelah upaya negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan AS menemui jalan buntu. Washington juga menolak memperpanjang kesepakatan gencatan senjata sementara.
Ketegangan geopolitik semakin meningkat setelah kelompok Houthi Yaman kembali menyerang kapal militer Saudi dan empat kapal pengawal di Laut Merah menggunakan rudal. Serangan tersebut disampaikan juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, melalui Telegram.
Meski demikian, Iran dan Oman sebelumnya mengisyaratkan adanya pembicaraan mengenai jalur pelayaran melalui Selat Hormuz. Perkembangan tersebut sedikit meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak, meskipun hingga kini belum ada kesepakatan yang pasti.
Ibrahim menilai risiko inflasi yang berasal dari kenaikan harga energi masih menjadi perhatian pasar. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar belum sepenuhnya mengesampingkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada akhir tahun.