sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.027 per USD Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi

Market news editor Anggie Ariesta
04/08/2026 15:38 WIB
Mata uang Garuda melemah 30 poin atau 0,17 persen ke level Rp18.027 per USD.
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.027 per USD Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi. Foto: iNews Media Group.
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.027 per USD Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi. Foto: iNews Media Group.

Sikap hati-hati juga masih mewarnai pasar menjelang rilis data PDB kuartal kedua pada Rabu (5/8/2026), mengingat pasar mengantisipasi pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan lonjakan 5,6 persen pada kuartal sebelumnya. Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 akan melambat, diperkirakan berada di bawah 5,6 persen namun tidak jauh dari 5,4 persen.

Perlambatan ekonomi disebabkan oleh tekanan eksternal seperti harga minyak mentah yang tinggi, eskalasi geopolitik, dan capital outflow dari pasar keuangan domestik. Pemerintah berencana mengeluarkan paket stimulus baru, termasuk insentif untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di semester II-2026.

Dari eksternal, Presiden AS Donald Trump menyatakan penundaan serangan baru terhadap Iran sembari menunggu perundingan yang sedang berlangsung. Namun, pada Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menepis klaim Trump tersebut dengan menyatakan bahwa tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung dengan AS maupun pertemuan yang dijadwalkan.

Selain itu, Iran mengancam akan menargetkan kapal-kapal perang Amerika Serikat (AS) yang mencoba mengubah koridor pelayaran yang ditetapkan Teheran di Selat Hormuz. Ancaman ini menandai memanasnya kembali konflik antara kedua negara. Iran mengumumkan mereka akan menargetkan kapal perang AS mana pun yang mencoba memaksakan rute yang berbeda dari yang telah diizinkan Teheran untuk kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Pengumuman ini disampaikan Mayor Jenderal Mohsen Rezaee, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei.

Di Laut Merah, enam kapal tanker raksasa berbendera Arab Saudi baru-baru ini mengubah haluan di Teluk Aden dan bergerak menuju Afrika bagian selatan, sementara dua kapal tanker yang memuat minyak Arab Saudi melintasi Selat Bab el-Mandeb, menurut data pelayaran pada Senin. Data tersebut juga menunjukkan bahwa lalu lintas di Selat Hormuz, yang terletak di antara Iran dan Oman, melambat menyusul laporan mengenai serangan terhadap kapal-kapal.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement