Sementara dari segi data ekonomi, Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) AS pada Juli meningkat dari 53,3 menjadi 55,6, melampaui perkiraan 54. Laporan tersebut menunjukkan permintaan yang berkelanjutan, kejelasan tentang tarif, dan hilangnya gangguan pasokan terkait Perang Teluk, yang meningkatkan permintaan di pasar kerja.
Fokus pasar hari ini adalah oleh laporan Lowongan Kerja JOLTS yang akan dirilis nanti malam pukul 21.00 WIB, dengan fokus pasar minggu ini adalah Data Ketenagakerjaan Non-Pertanian (NFP) yang akan dirilis pada Jumat.
Berdasarkan berbagai sentimen di atas, untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun diperirakan melemah pada rentang Rp18.030- Rp18.080 per USD.
(NIA DEVIYANA)