sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.138 per Dolar AS, Terdorong Upaya Damai Amerika-Iran

Market news editor Anggie Ariesta
16/04/2026 16:14 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (16/4/2026), naik tipis 4,5 poin atau sekitar 0,03 persen ke level Rp17.138.
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.138 per Dolar AS, Terdorong Upaya Damai Amerika-Iran. (Foto: iNews Media Group)
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.138 per Dolar AS, Terdorong Upaya Damai Amerika-Iran. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (16/4/2026), naik tipis 4,5 poin atau sekitar 0,03 persen ke level Rp17.138.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa sentimen datang dari harapan untuk meredakan ketegangan AS-Iran, menyusul laporan bahwa Iran dapat mengizinkan kapal untuk melewati Selat Hormuz, lebih besar daripada kekhawatiran atas gangguan pasokan yang berkelanjutan.

“Gedung Putih menyatakan optimisme pada Rabu tentang tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran, sambil juga memperingatkan peningkatan tekanan ekonomi terhadap Teheran jika tetap menentang,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Sebuah sumber yang diberi informasi oleh Teheran mengatakan kepada Reuters bahwa Iran dapat mempertimbangkan untuk mengizinkan kapal berlayar bebas melalui sisi Oman di Selat Hormuz jika kesepakatan tercapai untuk mencegah konflik baru.

Perang AS-Israel dengan Iran telah mengakibatkan gangguan pasokan minyak dan gas global terbesar yang pernah terjadi karena gangguan lalu lintas Iran melalui selat tersebut, yang menangani sekitar 20 persen aliran minyak dan gas alam cair dunia.

Para pejabat AS dan Iran sedang mempertimbangkan untuk kembali ke Pakistan untuk pembicaraan lebih lanjut paling cepat akhir pekan mendatang, setelah negosiasi berakhir pada Minggu tanpa terobosan. 

Kepala militer Pakistan, sebagai mediator, tiba di Teheran pada Rabu untuk mencoba mencegah terulangnya konflik.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement