Di sisi lain, pejabat Iran mengatakan Teheran akan menangguhkan serangan balasan selama jeda AS tetap berlaku, meskipun kedua pihak telah memperingatkan bahwa mereka tetap siap untuk melanjutkan aksi militer jika pembicaraan gagal.
Para pedagang masih waspada mengingat gangguan pengiriman minyak masih terjadi, yang artinya kekhawatiran terkait pasokan masih tinggi meski eskalasi geopolitik mereda.
Jumlah kapal pengangkut komoditas yang melintasi Selat Hormuz setiap hari selama akhir pekan lebih sedikit, sementara lalu lintas melalui Selat Bab el-Mandeb juga melambat setelah serangan Houthi terhadap fasilitas minyak Saudi.
Investor juga mecermati kemungkinan kebijakan The Fed yang cenderung hawkish. Menurut CME FedWatch Tool, pasar melihat peluang sebesar 78 persen kenaikan suku bunga pada September, sementara pada pertemuan 28-29 Juli, The Fed secara luas diperkirakan mempertahankan suku bunga tidak berubah.
(NIA DEVIYANA)