Selain itu, pasar tengah mengantisipasi pengumuman dari MSCI terkait kemungkinan penurunan peringkat saham dan indeks Indonesia dalam tiga hari ke depan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Indonesia (BI) belum memberikan keterangan resmi atau respons terkait jebolnya nilai tukar Rupiah ke level Rp17.500 tersebut.
Belum ada pernyataan mengenai langkah intervensi pasar atau kebijakan moneter terbaru guna meredam volatilitas nilai tukar yang terus merosot sejak awal pekan ini.
(Febrina Ratna Iskana)