IDXChannel – Saham emiten tambang emas terkoreksi pada perdagangan Selasa (27/1/2026), setelah mencatat reli signifikan dalam beberapa sesi sebelumnya, di tengah laju kenaikan harga emas global yang terus menorehkan rekor demi rekor.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.23 WIB, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot 3,15 persen ke Rp4.610 per unit, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) berkurang 2,55 persen ke Rp7.650 per unit, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) 1,97 persen menjadi Rp1.990 per unit.
Kemudian, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) terdepresiasi 2,40 persen, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) minus 1,97 persen, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) 1,57 persen.
Emas Lanjutkan Reli
Harga emas melanjutkan penguatan dan bertengger di kisaran USD5.050 per troy ons pada Selasa (27/1), setelah pada sesi sebelumnya sempat menembus rekor tertinggi sepanjang masa di atas USD5.100.
Kenaikan ini didorong oleh kuatnya permintaan aset lindung nilai di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan dan geopolitik.