Belum diketahui sentimen yang mengerek saham ARTO pada perdagangan pagi ini, akan tetapi riset Mandiri Sekuritas melaporkan pertumbuhan pinjaman ARTO yang melesat signifikan pada 1 bulan 2023.
Melansir riset Mandiri Sekuritas bertajuk “Investor Digest” yang diterbitkan pada Selasa (28/2), ARTO membukukan pertumbuhan pinjaman pada 1 bulan 2023 yang melesat hingga 76 persen secara year on year (yoy).
Bahkan, pertumbuhan simpanan dari bank digital ini pada 1 bulan 2023 juga meroket hingga 122 persen yoy.
Di samping itu, biaya provisi juga tumbuh hingga 97 persen yoy menjadi Rp44 miliar pada 1 bulan 2023, yang menyebabkan biaya kredit di 1 bulan 2023 meningkat ke 5,3 persen dari 4,7 persen pada 1 bulan 2022.
Meski begitu, di periode ini, ARTO membukukan laba bersih yang merosot 66 persen menjadi Rp2 miliar arena biaya opex dan kredit yang mengimbangi pertumbuhan pendapatan.
Periset: Melati Kristina
(ADF)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.