Induk usaha ini menaungi puluhan anak perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, perkebunan, pertanian, produk air minum dalam kemasan, dan sebagainya. Usaha antara lain pelabuhan khusus batu bara, terminal batu bara, pengelolaan jalan hauling, transportasi pertambangan, armada kapal, dan sebagainya.
Lalu bagaimana struktur kepemilikan saham di PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan dan pengendali saham BESS.
Saham BESS Bergerak di Bidang Apa? Informasi Kepemilikan Sahamnya
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang terakhir dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, hingga akhir Januari 2026 pengendali saham BESS adalah PT Batulicin Enam Sembilan selaku induk usaha.
Perusahaan itu memiliki 2,69 miliar saham BESS, setara 78,36 persen dari total saham terdaftar. Pemegang saham mayoritas berikutnya adalah PT Mega Asta Raya dengan kepemilikan sebanyak 208 juta saham, setara 6,07 persen.
Sedangkan masyarakat menguasai 531 juta saham BESS, setara 15,45 persen dari total saham. Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham BESS, atau pemilik perusahaan, adalah Rois Sunandar dan Mardani Maming. Keduanya adalah putra dari pendiri perusahaan.
Perusahaan ini mencatatkan sahamnya secara perdana di bursa pada 2020 dengan melepas 700 juta saham di harga penawaran Rp105 per saham. Dari IPO ini perseroan mengantongi dana Rp73,50 miliaran.
Dalam satu bulan terakhir, BESS mencatatkan pertumbuhan harga sebesar 3,13 persen. Namun dalam satu tahun terakhir, saham ini tercatat tumbuh 245,71 persen.
Itulah informasi singkat tentang saham BESS bergerak di bidang apa.
(Nadya Kurnia)