Dia menerangkan, formasi tiga candlestick membentuk resistance IHSG pada 8.970. Pada kondisi ini IHSG tampak jenuh beli dan ada potensi untuk koreksi sehat.
"Koreksi ini kemungkinan disebabkan oleh saham-saham big caps konglomerat khususnya dari grup Barito (Prajogo Pangestu). Namun beberapa saham sektor tambang dan energi masih bisa dipertimbangkan sebagai saham pilihan awal pekan ini," ujar William.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal untuk perdagangan Senin 12 Januari 2026:
- HRUM, buy, estimasi target Rp1.200-Rp1.300.
- NICL, buy, estimasi target Rp2.000.
- ESSA, buy, estimasi target Rp640-Rp680.
- SMGR, buy, estimasi target Rp2.740-Rp2.800.
(Dhera Arizona)