Pada perdagangan Selasa (21/4), IHSG melemah sekitar 0,81 persen ke level 7.532 hingga pukul 10.39 WIB, seiring penurunan tajam saham konstituen MSCI yang masuk kategori HSC, yakni BREN dan DSSA, bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang turun 4,94 persen seiring masa ex date dividen.
Sejak peringatan MSCI pada Januari, pemerintah dan otoritas pasar telah meluncurkan sejumlah reformasi penting.
Di antaranya adalah peningkatan transparansi data pemegang saham serta kenaikan batas minimal free float menjadi 15 persen untuk meningkatkan likuiditas dan mengurangi potensi manipulasi harga.
Di sisi lain, penyedia indeks global FTSE Russell tetap mempertahankan status Indonesia sebagai secondary emerging market dan belum memasukkannya ke dalam daftar pemantauan.
Sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan, MSCI juga akan menghapus saham yang masuk kategori konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC).