Per 30 November 2025, kepemilikan saham KPII di DADA tersisa 29,6 persen. Sementara saham milik masyarakat membengkak menjadi hampir 70 persen. Jumlah investor DADA juga ikut meningkat menjadi 73.893 orang per akhir November. Padahal pada September, jumlahnya masih di bawah 10.000 berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Direktur DADA, Bayu Setiawan sebelumnya mengatakan, KPII tetap berkomitmen menjadi pengendali DADA meski porsinya turun signifikan. KPII dinilainya masih memiliki kendali efektif terhadap arah kebijakan strategis perseroan, melalui keterlibatan langsung dalam struktur direksi dan komisaris serta pengambilan keputusan penting.
"Penurunan kepemilikan saham KPII tidak menyebabkan perubahan dalam struktur manajemen maupun arah kebijakan strategis perseroan," katanya beberapa waktu lalu.
Bayu menjelaskan, aksi jual saham KPII dilakukan untuk memperkuat permodalan sejalan dengan upaya DADA mengembangkan proyek-proyek properti, termasuk ekspansi bisnis lewat Kerja Sama Operasi (KSO) dengan mitra.
(Rahmat Fiansyah)