AALI
9300
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2470
ACES
690
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
775
ADMF
8200
ADMG
175
ADRO
3130
AGAR
312
AGII
2310
AGRO
855
AGRO-R
0
AGRS
119
AHAP
107
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1200
AKSI
274
ALDO
770
ALKA
300
ALMI
290
ALTO
194
Market Watch
Last updated : 2022/08/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.59
0.44%
+2.37
IHSG
7084.66
0.39%
+27.31
LQ45
1007.80
0.4%
+4.03
HSI
20201.94
0.14%
+27.90
N225
28175.87
0.87%
+243.67
NYSE
0.00
-100%
-15267.16
Kurs
HKD/IDR 545
USD/IDR 14,925
Emas
858,734 / gram

Saham Disuspensi Akibat Default, Ini Penjelasan Waskita Beton (WSBP)

MARKET NEWS
Suparjo Ramalan
Rabu, 03 Agustus 2022 09:54 WIB
Manajemen PT Waskita Beton Precast Tbk, (WSBP) memberikan penjelasan atas potensi penghapusan atau delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Saham Disuspensi Akibat Default, Ini Penjelasan Waskita Beton (WSBP). (Foto: MNC Media)
Saham Disuspensi Akibat Default, Ini Penjelasan Waskita Beton (WSBP). (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Manajemen PT Waskita Beton Precast Tbk, (WSBP) memberikan penjelasan atas potensi penghapusan atau delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Suspensi dilakukan karena terjadi gagal bayar atau default terhadap kupon obligasi PUB I Tahap II pada 28 Januari 2022.

Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto menjelaskan default pembayaran tersebut diakibatkan penetapan WSBP ke dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat untuk Perkara Nomor: 497/Pdt.Sus./PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst pada 25 Januari 2022. 

BACA JUGA:

"Status PKPU tersebut menyebabkan WSBP masuk ke dalam masa Mandatory Standstill," ungkap Fandy, Rabu (3/8/2022).

Berdasarkan hasil putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta pada Selasa, 28 Juni 2022 menyatakan bahwa status PKPU WSBP resmi telah berakhir. 

Adapun hasil voting para kreditur yang telah dilakukan pada 17 dan 20 Juni 2022 adalah sebesar 80,6 persen secara nilai utang, 88,9 persen headcount Kreditur Separatis, 92,8 persen untuk nilai utang, 96,4 persen secara headcount Kreditur Konkuren menyatakan setuju. 

Sampai dengan saat ini, lanjut Fandy, WSBP tengah menunggu Putusan Perdamaian PKPU berkekuatan hukum tetap (Inkracht). Putusan Perdamaian belum dapat Inkracht dikarenakan terdapat permohonan kasasi oleh salah satu kreditur WSBP, yaitu Bank DKI. 

"Dalam hal ini manajemen menghormati permohonan kasasi tersebut dan akan terus mengawal prosesnya," kata dia.

Manajemen pun berharap suspensi perdagangan atas saham WSBP dapat dicabut setelah adanya Putusan Perdamaian yang Inkracht. Manajemen meyakini bahwa dicabutnya suspensi akan memberikan manfaat bagi para pemegang saham WSBP. 

WSBP juga berkomitmen untuk mengakselerasi pemulihan kinerja operasional dan keuangan pasca pandemi Covid-19 melalui strategi perbaikan antara lain fokus pada proyek Waskita Grup, khususnya proyek Penyertaan Modal Negara (PMN) dan proyek pemerintah.

Lalu, melakukan efisiensi biaya melalui manajemen rantai pasokan yang lebih baik, rasionalisasi organisasi dan rasionalisasi aset, melakukan optimalisasi capex, manajemen cash flow, inovasi produk, dan ekspansi ke pasar retail melalui e-commerce. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD