Perusahaan juga terus memperluas skala bisnisnya, terlihat dari jumlah Pengguna Bertransaksi Tahunan (ATU) yang tumbuh 22 persen menjadi 69 juta.
Dari sisi top line, pendapatan bersih naik 26 persen menjadi Rp5,3 triliun. Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan Gross Transaction Value (GTV) inti grup sebesar 65 persen menjadi Rp138 triliun, sementara total GTV mencapai Rp236 triliun atau naik 63 persen secara tahunan.
Profitabilitas operasional juga menunjukkan perbaikan. EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai Rp907 miliar, meningkat 131 persen secara tahunan. Capaian ini menjadi awal yang kuat menuju target EBITDA setahun penuh di kisaran Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun.
Selain itu, GoTo mencatatkan arus kas bebas disesuaikan positif sebesar Rp1,3 triliun, mencerminkan perbaikan fundamental bisnis dan disiplin biaya. Dari segmen e-commerce, imbalan jasa dari PT Tokopedia tercatat sebesar Rp288 miliar.
Perusahaan juga mulai mengintegrasikan berbagai inisiatif kecerdasan buatan (AI) dalam satu strategi yang berfokus pada pelanggan. Langkah ini diarahkan untuk menekan biaya layanan sekaligus meningkatkan interaksi dan konversi pengguna.