Dari kelompok lain, saham Grup Salim seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 15,43 persen ke Rp5.425 dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) naik 13,07 persen ke Rp8.650.
Saham Grup Haji Isam juga bergerak variatif dengan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 6,86 persen ke Rp2.180 dan PT Prima Andalan Mandiri Tbk (PGUN) naik 6,40 persen ke Rp8.725, sementara PT TBS Energi Utama Tbk (TEBE) justru turun 6,92 persen ke Rp1.345.
Selain itu, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) milik Hashim Djojohadikusumo naik 9,86 persen ke Rp2.340.
Rebound saham-saham konglomerat ini terjadi setelah sebelumnya banyak terkoreksi sejak awal tahun di tengah isu investabilitas yang diumumkan pengelola indeks MSCI serta goncangan konflik Iran yang memicu volatilitas pasar global.
“Saham konglomerasi memang erat kaitannya dengan indeks. Pengumuman oleh FTSE kemarin memberi angin segar terhadap emiten-emiten konglo di IHSG dan itu membuat banyak saham konglo selain PP juga mengalami rebound,” ujar pengamat pasar modal Michael Yeoh, Kamis (9/4/2026).