HSC Sempat Tekan Indeks
Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis daftar High Shareholding Concentration (HSC) pada 2 April 2026 sebagai bagian akhir paket reformasi transparansi yang diajukan kepada MSCI.
Langkah ini dinilai menjadi penentu arah saham Indonesia di indeks global, kendati membuka risiko keluarnya sejumlah emiten dari MSCI Indonesia.
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Wilbert Arifin dalam risetnya tertanggal 6 April 2026 menilai daftar HSC merupakan komponen paling krusial dalam paket reformasi regulator untuk menjawab kekhawatiran MSCI terkait investability saham Indonesia.
Wilbert menjelaskan daftar HSC mengidentifikasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi.
Dari sembilan saham yang masuk daftar, dua di antaranya merupakan konstituen MSCI Indonesia, yakni BREN dari Grup Barito dan DSSA dari Grup Sinarmas.