Kedua saham tersebut sempat tertekan setelah pengumuman HSC, membuat IHSG turun 2,19 persen pada 2 April dan 0,53 persen pada Senin (6/4), sebelum akhirnya rebound bersama saham konglomerasi lainnya.
IHSG Melesat 6 Persen Sepekan
Menurut data bursa, IHSG ditutup menguat 2,07 persen ke level 7.458,50 pada Jumat (10/4/2026), mencatatkan reli tiga hari beruntun.
Secara mingguan, indeks melonjak 6,14 persen, meski secara year-to-date (YtD) masih terkoreksi 13,74 persen.
Penguatan IHSG didorong kebangkitan saham-saham big cap konglomerat serta rebound bank-bank besar yang mengerek indeks.
Pekan ini, sentimen tambahan datang setelah FTSE Russell menegaskan Indonesia tetap berstatus Secondary Emerging Market, sementara gencatan senjata dua pekan antara AS dan Iran turut meredakan kekhawatiran investor meski situasi dinilai masih rapuh. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.