IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah lebih dari 1 persen pada Kamis (26/3/2026), tertekan aksi jual saham berkapitalisasi besar, terutama kelompok konglomerat dan bank besar, setelah sehari sebelumnya sempat reli kuat.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.29 WIB, IHSG terkoreksi 1,34 persen ke 7.204,15. Nilai transaksi mencapai Rp24,27 triliun dan volume perdagangan 15,68 miliar saham.
Sebanyak 380 saham melemah, 296 menguat, dan 282 sisanya stagnan.
Pelemahan ini terjadi setelah IHSG ditutup menguat 2,75 persen pada Rabu (25/3), yang sempat meredakan kecemasan pasar usai libur panjang Nyepi dan Idulfitri di tengah volatilitas pasar global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Sejumlah saham big cap tercatat menjadi penekan utama indeks, dengan saham pusat data milik Toto Sugiri dan Anthoni Salim PT DCI Indonesia Tbk (DCII) turun 7,07 persen ke Rp190.500, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melemah 4,46 persen ke Rp1.930, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terkoreksi 3,94 persen ke Rp3.170.
Saham raksasa otomotif ASII turun 3,79 persen ke Rp6.350, emiten petrokimia Grup Barito TPIA melemah 3,33 persen ke Rp5.075, serta emiten properti milik Agung Sedayu-Grup Salim PANI turun 3,08 persen ke Rp7.875.