Di pasar global, harga minyak dunia melanjutkan penguatan untuk hari keempat berturut-turut, ditopang meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran pasar.
Kontrak berjangka (futures) minyak Brent tercatat naik 1,3 persen ke level USD103,18 per barel pada Kamis, setelah melonjak 3,5 persen pada sesi sebelumnya dan kembali menembus level psikologis USD100.
Melansir dari Reuters, kenaikan harga terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang rapuh di kawasan tersebut. Iran dilaporkan menyita dua kapal kontainer yang hendak keluar dari Teluk melalui Selat Hormuz, memperketat kontrol atas jalur pelayaran strategis dunia.
Kepala Strategi Pasar ATFX Global Nick Twidale menilai meningkatnya ketegangan mulai mengganggu sentimen investor, seiring aksi penahanan kapal yang meredupkan harapan terhadap kelanjutan pembicaraan damai.
“Pasar sempat melonjak mengikuti kinerja Wall Street, tetapi kemudian terkoreksi sebagai bentuk penyesuaian terhadap realitas yang terjadi di Timur Tengah,” ujarnya.