Sementara itu, saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) mencatat kenaikan 6,49 persen. Penguatan paling terbatas terjadi pada saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang terapresiasi 1,85 persen.
Saham emiten penambang tembaga PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga melesat 4,52 persen ke Rp8.100 per unit.
Lebih lanjut, saham emiten pemilik smelter aluminium PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mendaki 3,88 persen ke Rp1.875 per unit.
Pengamat pasar modal Michael Yeoh menjelaskan prospek saham nikel seiring rencana Indonesia sebagai produsen utama dunia untuk memangkas pasokan demi mendorong harga.
Michael mengatakan, kebijakan tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi sektor nikel. “Saat ini harga nikel LME sendiri sudah menyentuh kenaikan 12-13 persen year to date (YtD),” katanya, Senin (5/1/2026).