Mengutip Bloomberg, Indonesia telah mengisyaratkan rencana untuk menurunkan produksi nikel tahun ini guna menyeimbangkan pasokan dan permintaan.
Pemerintah juga bersiap mengenakan denda berat kepada perusahaan tambang yang melanggar izin kehutanan, langkah yang berpotensi memicu kebangkrutan sejumlah perusahaan dan mengganggu produksi.
Pasar logam dasar mencatat awal yang kuat pada 2026. Indeks LMEX yang melacak enam logam utama di London melonjak ke level tertinggi sejak 2022, saat sektor ini mencapai puncaknya.
Selain lonjakan tajam nikel, harga tembaga sempat mencetak rekor awal pekan ini di tengah kekhawatiran AS dapat memberlakukan tarif impor, sementara aluminium menguat ke level tertinggi sejak April 2022.
Nikel, yang digunakan dalam produksi baja nirkarat dan baterai, turun 1,2 persen ke level USD 18.295 per ton di London Metal Exchange (LME) pada pukul 09.40 waktu Shanghai. Harga tembaga, aluminium, seng, dan timbal juga tercatat melemah.