sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Nvidia Angkat Wall Street, S&P 500 Dekati Rekor Tertinggi

Market news editor Rahmat Fiansyah
19/02/2026 06:40 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (18/2/2026) waktu setempat, ditopang saham Nvidia.
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (18/2/2026) waktu setempat, ditopang saham Nvidia. (Foto: FT)
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (18/2/2026) waktu setempat, ditopang saham Nvidia. (Foto: FT)

Namun, investor juga mencermati risiko di balik euforia AI. Kekhawatiran muncul terkait besarnya belanja perusahaan seperti Meta untuk AI dan apakah investasi tersebut mampu menghasilkan laba serta produktivitas yang sepadan di masa depan. Saham Meta sempat turun 1,7 persen sebelum berbalik naik 0,6 persen.

Di luar sektor AI, musim laporan keuangan yang solid turut menopang pasar. Saham Cadence Design Systems melonjak 7,6 persen setelah mencatatkan laba dan pendapatan kuartalan di atas ekspektasi analis. CEO Cadence, Anirudh Devgan, menegaskan peran penting perangkat lunak teknik perusahaan. 

Analog Devices juga naik 2,6 persen setelah membukukan kinerja yang melampaui perkiraan analis. Perusahaan chip tersebut mencatat rekor pesanan untuk bisnis pusat data pada kuartal terakhir.

Sementara itu, Moderna melesat 6,1 persen setelah menyatakan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) akan meninjau kandidat vaksin flu yang sebelumnya sempat ditolak. Di sisi lain, Palo Alto Networks anjlok 6,8 persen meski laba kuartalannya melampaui ekspektasi, karena proyeksi laba ke depan dinilai di bawah perkiraan pasar.

Di pasar obligasi, imbal hasil US Treasury (UST) tenor 10 tahun naik ke 4,08 persen dari 4,05 persen seiring rilis data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan, termasuk produksi industri dan pembangunan rumah baru.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement