Perseroan juga mengakui adanya potensi dilusi kepemilikan hingga 90-95 persen bagi pemegang saham yang tidak menggunakan haknya. Meski demikian, PACK menegaskan komitmennya untuk tetap memenuhi ketentuan free float dan memastikan saham tidak masuk ke Papan Pemantauan Khusus BEI.
Terkait isu delisting, manajemen menegaskan tidak memiliki rencana untuk melakukan voluntary delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI). (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.