Menurut BRI Danareksa Sekuritas, saham yang keluar dari indeks MSCI berpotensi mengalami tekanan jual akibat aksi rebalancing fund asing dan ETF berbasis MSCI.
Volatilitas pasar juga diperkirakan meningkat menjelang akhir Mei seiring penyesuaian portofolio investor institusi.
Selain itu, tidak adanya saham baru Indonesia yang masuk ke MSCI Global Standard Index dinilai menjadi sentimen tersendiri bagi pasar domestik.
BRI Danareksa Sekuritas juga mencatat jadwal review MSCI berikutnya akan diumumkan pada 12 Agustus 2026 dan efektif berlaku mulai 1 September 2026. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.