Penyesuaian tersebut juga berlaku untuk jumlah saham hasil stock split serta parameter perdagangan di sistem JATS.
Dengan demikian, harga pembukaan perdagangan setelah stock split mengacu pada harga teoritis Rp920 per saham.
Penurunan saham RAJA pada pagi ini tampaknya lebih mencerminkan aksi ambil untung (profit taking) setelah reli yang cukup tajam.
Sepanjang awal Juli hingga penutupan perdagangan Rabu (15/7), saham RAJA telah menguat sekitar 29 persen, sehingga sebagian pelaku pasar memanfaatkan momentum efektifnya stock split untuk merealisasikan keuntungan.
Emiten milik pengusaha Happy Hapsoro tersebut sebelumnya juga membagikan kabar positif kepada investor melalui keputusan pembagian dividen tunai.