Harga CPO Malaysia menguat pada awal perdagangan Senin (20/4), mengikuti kenaikan harga minyak mentah dan minyak nabati pesaing di pasar global.
Kontrak berjangka CPO acuan untuk pengiriman Juli di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 0,45 persen menjadi 4.470 ringgit Malaysia per ton pada sesi awal perdagangan.
Penguatan ini sejalan dengan rebound harga minyak dunia yang kembali melonjak lebih dari 6 persen, setelah sempat anjlok lebih dari 9 persen pada Jumat.
Mengutip Reuters, kenaikan dipicu oleh kembali memanasnya ketegangan di Selat Hormuz, menyusul saling tuding antara Amerika Serikat (AS) dan Iran atas pelanggaran gencatan senjata.
Kenaikan harga minyak mentah membuat CPO lebih kompetitif sebagai bahan baku biodiesel, sehingga turut menopang permintaan.