Dana hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi.
Sebanyak Rp1,51 triliun dialokasikan untuk mengakuisisi 99,995 persen saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) dari PT Petrosea Tbk (PTRO) yang terafiliasi Prajogo Pangestu.
Selanjutnya, Rp900 miliar digunakan untuk pelunasan dipercepat utang perseroan, Rp1,18 triliun disalurkan sebagai pinjaman kepada dua entitas anak, dan sekitar Rp10 miliar digunakan sebagai modal kerja hingga akhir 2027.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, setiap pemegang dua saham lama yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 10 Juli 2026 berhak memperoleh tiga HMETD.
Setiap satu HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru dengan harga Rp5.000. HMETD dijadwalkan diperdagangkan pada 14-20 Juli 2026.