IDXChannel - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split atau SS) dengan rasio 1:25. Aksi korporasi tersebut diharapkan dapat membuat perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi lebih likuid.
"SS ini akan membantu likuiditas. Saya kira SS ini sudah menjadi opsi yang terbaik," kata Direktur Keuangan DSSA, Daniel Cahya dalam Media Gathering di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Menurut Daniel, harga saham DSSA saat ini terlalu tinggi dari sisi nominal. Saham emiten energi dan infrastruktur Sinarmas Group itu bahkan sempat menyentuh Rp100.000 per saham, sehingga untuk membeli 1 lot membutuhkan dana sedikitnya Rp10 juta.
Kondisi ini, kata dia, membuat harga saham DSSA tak terjangkau, terutama bagi investor ritel. Dengan SS, jumlah saham beredar DSSA semakin banyak dan lebih terjangkau, sehingga investor ritel bisa ikut memiliki saham DSSA.
Saham DSSA diperdagangkan saat ini di level Rp70.000 per saham, sehingga dengan adanya SS, maka harganya akan berada pada kisaran Rp2.800 atau Rp280 ribu per lot.