AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Saham Tays Bakers (TAYS) Oversubscribed 26 Kali: Bukti Prospek Industri Mamin Cerah

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Jum'at, 03 Desember 2021 11:21 WIB
Penawaran saham TAYS mencatat oversubscribed hingga 26x dari penjatahan berdasarkan sistem IPO.
Saham Tays Bakers (TAYS) Oversubscribed 26 Kali: Bukti Prospek Industri Mamin Cerah (Dok.MNC Media)
Saham Tays Bakers (TAYS) Oversubscribed 26 Kali: Bukti Prospek Industri Mamin Cerah (Dok.MNC Media)

IDXChannelPT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS), produsen makanan ringan sehat asal Indonesia yang telah menembus pasar internasional, hari ini resmi menutup penawaran umum perdananya (IPO).

Hasil penawaran saham TAYS yang berlangsung pada tanggal 30 November hingga 2 Desember 2021 mencerminkan prospek cerah dan stabil industri makanan dan minuman (Mamin) baik di dalam maupun luar negeri. Pada akhir hari ketiga penawaran umum, saham TAYS telah mencatat oversubscribed hingga 26x dari penjatahan berdasarkan sistem IPO.

“Kami bangga atas kepercayaan para investor kepada Tays Bakers yang menunjukkan adanya korelasi positif antara fundamental perusahaan yang kuat, prospek pertumbuhan perusahaan yang pesat dan potensi pasar lokal maupun ekspor di sektor industri ini yang besar,” ujar Alexander Anwar, CEO PT Jaya Swarasa Agung dalam keterangan resminya, Jumat (3/12/2021).

Total saham yang ditawarkan kepada publik adalah sebanyak 240.300.000 saham baru yang merupakan Saham Biasa Atas Nama. Jumlah ini setara dengan 21,87% dari modal disetor oleh perusahaan setelah IPO. Harga yang ditawarkan adalah sebesar Rp360 per lembar saham, sehingga Perseroan mendapatkan dana dari IPO sebanyak Rp86.508.000.000 atau Rp86,5 miliar.

“Setelah 20 tahun, Tays Bakers mengambil langkah strategis untuk go public demi mewujudkan visi perusahaan untuk membuat, memasarkan, mendistribusikan, dan menjadi top 10 merek makanan ringan FMCG di Asia Tenggara pada tahun 2025,” tambah Alex.

Didirikan pada tahun 1998, Tays Bakers memulai usahanya dengan 1-line produksi wafer stick dengan merek dagang Nitchi.

Kini, perusahaan berkembang terus dan memiliki empat kategori produk yaitu Biscuit & Crackers, Rolled Wafer, Extruded Puff Snack dan Chocolate Confectionary dengan berbagai merek dagang yang cukup dikenal salah satunya produk Crisp Kentang Panggang TRICKS. 

Produk-produk Tays Bakers telah diekspor ke mancanegara, seperti ASEAN, China, Taiwan, Korea, Australia, Timur Tengah, hingga Amerika Serikat.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD