Sampai akhir 2024, ZATA memiliki 105 toko Elzatta dan Dauky yang tersebar di 17 provinsi. Sebanyak 52 unit merupakan toko milik sendiri dan sisanya adalah toko milik mitra.
Lalu siapa pemilik saham ZATA saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan di PT Bersama Zatta Jaya Tbk.
ZATA Bergerak di Bidang Apa?
Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia pada Januari 2026, hingga akhir tahun lalu pengendali saham ZATA adalah PT Lembur Sadaya Investama.
Perusahaan tersebut memiliki 5,83 miliar saham ZATA, setara 68,71 persen dari total saham terdaftar. Sedangkan Elidawati, salah satu pendirinya, memiliki 390 juta saham, setara dengan 4,59 persen dari total saham.
Sementara masyarakat memiliki 2,20 miliar saham ZATA, setara dengan 25,99 persen dari total saham terdaftar. Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham ZATA, atau pemilik perusahaan, adalah Asep Sulaeman Sabanda.
ZATA mencatatkan sahamnya secara perdana di bursa pada 2022 dengan melepas 1,70 miliar saham di harga penawaran Rp100 per saham. Dari IPO ini perseroan mengantongi dana sebesar Rp170 miliar.
Pada penutupan perdagangan sesi pertama Kamis 22 Januari 2026, ZATA ditutup di harga Rp125 per saham, naik 8,70 persen dari pembukaan. Dalam satu tahun terakhir, ZATA mencatatkan pertumbuhan sebesar 1.150 persenan.
Itulah informasi singkat tentang ZATA bergerak di bidang apa.
(Nadya Kurnia)