IDXChannel - PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) membukukan pertumbuhan penjualan pada tahun lalu meski profitabilitas tertekan. Laba bersih emiten gas industri tersebut turun 44 persen menjadi Rp58 miliar, sedangkan penjualan tumbuh 3,5 persen menjadi Rp3,01 triliun.
Kenaikan penjualan tersebut didorong oleh permintaan yang stabil dari berbagai sektor strategis seperti kesehatan, infrastruktur, manufaktur, dan consumer goods, serta jaringan distribusi perseroan yang luas di seluruh Indonesia. Dengan infrastruktur yang terintegrasi dan basis pelanggan yang terdiversifikasi, AGII terus memperkuat perannya sebagai mitra utama bagi industri nasional.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, rasio laba kotor meningkat menjadi 46 persen, mencerminkan pertumbuhan volume penjualan yang solid serta keberhasilan AGII dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi. Kinerja operasional yang semakin berkualitas juga tercermin dari pertumbuhan EBITDA sebesar 2,9 persen, yang menunjukkan kemampuan perseroan dalam menghasilkan arus kas operasional yang sehat dan berkelanjutan.
"Perseroan akan fokus mendukung kebutuhan industri nasional. Sebagai pemain gas industri terbesar di Indonesia, kami terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan efisiensi, serta pengembangan infrastruktur untuk mendukung kebutuhan industri nasional yang terus berkembang," kata Direktur Utama Samator, Rachmat Harsono melalui keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).
Meski laba kotor meningkat, laba usaha AGII turun 1,3 persen menjadi Rp401 miliar. Pelemahan ini imbas kenaikan pada beban penjualan, beban umum dan administrasi, serta adanya beban lain-lain.