Laba sebelum pajak anjlok 43 persen menjadi Rp63 miliar, imbas beban keuangan yang mencapai Rp326 miliar. Alhasil, laba bersih turun menjadi Rp58 miliar dengan laba per saham Rp19.
Ke depan, Samator akan terus menjaga momentum pertumbuhan yang telah terbangun, dengan fokus pada ekspansi strategis di pasar domestik maupun internasional, pengembangan inovasi layanan yang bernilai tambah, serta komitmen dalam menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Didukung oleh pengalaman panjang di industri, jaringan fasilitas produksi dan distribusi yang luas, serta kapabilitas operasional yang teruji, perseroan berada pada posisi yang kuat untuk menangkap peluang pertumbuhan di berbagai sektor strategis, termasuk industri, kesehatan, dan energi, yang terus menunjukkan prospek positif ke depan.
(Rahmat Fiansyah)