AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Saratoga Investama Siap Buyback Saham Rp150 Miliar

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 23 Maret 2021 16:21 WIB
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mengumumkan rencana pembelian kembali saham perseroan senilai Rp150 miliar.
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mengumumkan rencana pembelian kembali saham perseroan senilai Rp150 miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mengumumkan rencana pembelian kembali saham perseroan hingga Rp150 miliar. Jumlah saham yang dibeli kembali oleh Saratoga sebanyak-banyaknya 0,92% dari modal disetor perseroan atau maksimal sebanyak 25 juta saham. 

Pertimbangan utama perseroan dalam melakukan pembelian kembali saham adalah sehubungan dengan pelaksanaan program insentif jangka panjang kepada karyawan perseroan serta harga saham perseroan yang danggap masih belum mencerminkan nilai maupun kinerja perseroan yang sesungguhnya. 

Sebelumnya, pada tahun 2020 perseroan tercatat membukukan perolehan laba bersih sebesar Rp8,82 triliun. Perolehan tersebut meningkat 20% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. 

Perseroan mencatatkan keuntungan neto atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya sebesar Rp 8,41 triliun dari akhir Desember 2019 sebesar Rp6,22 triliun. Nilai tersebut secara rinci terdiri dari investasi dalam saham infrastruktur Rp3,06 triliun, sumber daya alam Rp5,57 triliun, produk konsumen masih merugi Rp276,75 miliar. Sedangkan, investasi pada efek ekuitas lainnya sebesar Rp45,80 miliar.

Penghasilan dari dividen tercatat sebesar Rp750,55 miliar, lebih rendah dari tahun sebelumnya Rp1,99 triliun. Sedangkan, pendapatan bunga sebesar Rp17,42 miliar. Sementara itu, nilai portofolio investasi yang juga terlihat dari nilai aset bersih (net asset value) Saratoga di akhir tahun 2020 melesat 39% hingga senilai Rp31,70 triliun. Sedangkan, beban usaha sedikit mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp157,01 miliar menjadi Rp182,22 miliar pada 31 Desember 2020. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD