AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24040.38
-0.73%
-177.65
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,852 / gram

Saratoga Milik Sandiaga Uno Cetak Laba Rp8,82 T di 2020

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Rabu, 10 Maret 2021 10:15 WIB
Saratoga milik Sandiaga Uno cetak laba Rp8,82 T di 2020.
Saratoga milik Sandiaga Uno cetak laba Rp8,82 T di 2020. (Foto: MNC Media)
Saratoga milik Sandiaga Uno cetak laba Rp8,82 T di 2020. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mencatatkan kenaikan laba bersih sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan kuartal IV-2020, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,82 triliun atau lebih tinggi 19,73 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp7,37 triliun.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten investasi yang sebagian sahamnya dimiliki Sandiaga Uno ini mencatatkan keuntungan neto atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya sebesar Rp8,41 triliun atau naik 35,21 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp6,22 triliun, dengan laba per saham dasar Rp3.264.

Selain itu, laba Perseroan juga didukung oleh peningkatan nilai portofolio investasi yang juga terlihat dari nilai aset bersih (net asset value) Saratoga di akhir tahun 2020 yang melesat 39 persen hingga senilai Rp31,70 triliun.

Presiden Direktur Saratoga, Michael Soeryadjaya menyatakan bahwa kinerja perusahaan-perusahaan portofolio investasi Saratoga yang solid pada saat pandemi 2020 menjadi kunci pencapaian perseroan. Hal itu tercermin dari kenaikan nilai investasi Saratoga di sejumlah perusahaan portofolio dan pembayaran dividen yang konsisten.

“Kami bersyukur di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19 Saratoga berhasil menjaga momentum pertumbuhannya dan meraih kinerja yang baik. Sebagai perusahaan investasi yang memiliki pengalaman panjang di Indonesia, Saratoga mengutamakan prinsip kehati-hatian dengan mengelola semua risiko dan secara konsisten menerapkan strategi diversifikasi. Pendekatan ini yang terbukti menjaga kami tetap kokoh di tengah ketidakpastian dan membuat kami cepat tanggap dalam merespon segala perubahan yang dinamis,” ujar Michael dalam keterangan tertulis, Rabu (10/3/2021).

Sepanjang 2020, Saratoga fokus pada pengembangan strategi perusahaan untuk mempertahankan ketahanan operasional selama pandemi, baik pada perusahaan induk maupun seluruh perusahaan investasi. Target ketahanan operasional ini terbukti dapat dicapai dengan baik.

Pada tahun 2020 nilai investasi Saratoga di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 120 persen menjadi Rp10,18 triliun dan nilai investasi di PT Tower Bersama 
Infrastructure Tbk (TBIG) tumbuh 56 persen menjadi Rp 12,64 triliun. 

Saratoga juga berhasil membukukan pendapatan dividen di tahun 2020 sebesar Rp750 milliar, yang dikontribusikan oleh PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebesar Rp215 miliar, PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) Rp214 miliar, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) sebesar Rp210 miliar dan PT Provident Agro Tbk (PALM) sebesar Rp105 miliar.

Saratoga Investama Sedaya mencatatkan liabilitas sebesar Rp3,65 triliun dan ekuitas Rp31,39 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp35,04 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp26,65 triliun. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD