AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Saudi Aramco Siap Tingkatkan Produksi Minyak Dunia, Asal...

MARKET NEWS
Taufan Sukma/IDX Channel
Senin, 15 Agustus 2022 16:16 WIB
perusahaan bakal melakukan langkah pemaksimalan tersebut bila memang ada permintaan langsung dari pemerintah Arab Saudi.
Saudi Aramco Siap Tingkatkan Produksi Minyak Dunia, Asal... (foto: MNC Media)
Saudi Aramco Siap Tingkatkan Produksi Minyak Dunia, Asal... (foto: MNC Media)

IDXChannel - Produsen minyak multinasional, Saudi Aramco, mengaku siap untuk meningkatkan produksi minyak mentahnya hingga mencapai kapasitas maksimal sebesar 12 juta barel per hari (bph).

Menurut manajemen Aramco, perusahaan bakal melakukan langkah pemaksimalan tersebut bila memang ada permintaan langsung dari pemerintah Arab Saudi atau pihak kementerian energi dari negara tersebut.

Chief Executive Officer (CEO) Saudi Aramco, Amin Nasser, mengakui bahwa permintaan minyak dunia saat ini dalam kondisi baik dan sehat. Terlebih, kebijakan pelonggaran pembatasan COVID-19 China dan juga peningkatan aktivitas bisnis di industri penerbangan diyakini bakal mendongkrak permintaan global.

"Ada permintaan yang sehat dengan kapasitas cadangan yang sangat terbatas yang tersedia saat ini," ujar Nasser, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (15/8/2022).

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Laba bersih Saudi Aramco diketahui melonjak hingga 90 persen menjadi 181,64 miliar riyal, atau setara dengan US$48,39 miliar, pada triwulan II-2022 lalu. Capaian tersebut melebihi ekspektasi 15 analis yang turut serta dalam survei Reuters, yang memperkirakan laba Aramco bakal berada di kisaran US$46,2 miliar.

"Kami yakin dengan kemampuan kami untuk meningkatkan hingga 12 juta barel per hari setiap kali ada kebutuhan atau panggilan dari pemerintah, atau dari kementerian energi untuk meningkatkan produksi kami," tutur Nasser.

Aramco sejauh ini telah menggelontorkan belanja modal sebesar US$9,4 miliar, lebih tinggi 25 persen dibanding anggaran pada periode yang sama tahun 2021. Nasser menegaskan bahwa Aramco bakal terus berinvestasi dalam pertumbuhan, memperluas bisnis bahan kimia dan mengembangkan prospek dalam bisnis rendah karbon. Tak hanya itu, Aramco juga disebut tengah mengkaji peluang di sektor liquid-to-chemicals dengan fokus pada pasar Asia. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD