AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Industri Penerbangan Menggeliat, Saudi Aramco Siap Tingkatkan Produksi Minyak Dunia

MARKET NEWS
Taufan Sukma/IDX Channel
Senin, 15 Agustus 2022 13:51 WIB
Langkah peningkatan tersebut siap dilakukan jika ada permintaan langsung dari pemerintah Arab Saudi, atau kementerian energi terkait.
Industri Penerbangan Menggeliat, Saudi Aramco Siap Tingkatkan Produksi Minyak Dunia (foto: MNC Media)
Industri Penerbangan Menggeliat, Saudi Aramco Siap Tingkatkan Produksi Minyak Dunia (foto: MNC Media)

IDXChannel - Produsen minyak multinasional asal Arab Saudi, Aramco, menyatakan siap meningkatkan produksi minyak mentahnya hingga kapasitas maksimumnya sebesar 12 juta barel per hari (bph). Langkah peningkatan tersebut siap dilakukan jika ada permintaan langsung dari pemerintah Arab Saudi, atau kementerian energi terkait.

Chief Executive Officer (CEO) Saudi Aramco, Amin Nasser, mengakui bahwa permintaan minyak dunia saat ini dalam kondisi baik dan sehat. Terlebih, kebijakan pelonggaran pembatasan COVID-19 China dan juga peningkatan aktivitas bisnis di industri penerbangan diyakini bakal mendongkrak permintaan global.

"Ada permintaan yang sehat dengan kapasitas cadangan yang sangat terbatas yang tersedia saat ini," ujar Nasser, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (15/8/2022).

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Laba bersih Saudi Aramco diketahui melonjak hingga 90 persen menjadi 181,64 miliar riyal, atau setara dengan US$48,39 miliar, pada triwulan II-2022 lalu. Capaian tersebut melebihi ekspektasi 15 analis yang turut serta dalam survei Reuters, yang memperkirakan laba Aramco bakal berada di kisaran US$46,2 miliar.

"Kami yakin dengan kemampuan kami untuk meningkatkan hingga 12 juta barel per hari setiap kali ada kebutuhan atau panggilan dari pemerintah, atau dari kementerian energi untuk meningkatkan produksi kami," tutur Nasser.

Aramco sejauh ini telah menggelontorkan belanja modal sebesar US$9,4 miliar, lebih tinggi 25 persen dibanding anggaran pada periode yang sama tahun 2021. Nasser menegaskan bahwa Aramco bakal terus berinvestasi dalam pertumbuhan, memperluas bisnis bahan kimia dan mengembangkan prospek dalam bisnis rendah karbon. Tak hanya itu, Aramco juga disebut tengah mengkaji peluang di sektor liquid-to-chemicals dengan fokus pada pasar Asia. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD