AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Sebulan Anjlok 66 Persen, Saham Indo Komoditi Korpora (INCF) Masuk Radar UMA

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Jum'at, 14 Januari 2022 09:27 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) dalam radar pantauan Unusual Market Activity (UMA).
Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) dalam radar pantauan  Unusual Market Activity (UMA).(Foto: MNC Media)
Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) dalam radar pantauan Unusual Market Activity (UMA).(Foto: MNC Media)

IDXChannel -  Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) dalam radar pantauan akibat pergerakan di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Emiten sektor bahan baku yang bergerak di industri karet dan perdagangannya ini mengalami penurunan cukup signifikan. Pantauan MNC Portal Indonesia, Jumat (14/1/2022), INCF anjlok -66,44% dalam sebulan di level Rp149 dari harga Rp436 yang dicapai pada 21 Desember 2021.

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham INCF yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," demikian tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Irvan Susandy, Kamis (13/1/2022).

Diketahui, BEI sebelumnya pernah mengumumkan UMA atas INCF pada 3 Maret 2021 dan 27 September 2021 atas aktivitas yang tidak biasa.

Dengan masuknya saham INCF ke dalam radar UMA, BEI meminta investor untuk terus mencermati kinerja perusahaan yang bersangkutan dalam keterbukaan informasi.

BEI juga meminta investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya.

Lebih jauh, BEI mengharapkan para pelaku pasar modal untuk mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD