Menurutnya, pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan penjualan pada segmen buah-buahan serta ayam beku. Kemudian dari sisi geografis kontribusi penjualan masih didominasi di Pulau Jawa dengan nilai mencapai sekitar Rp2,1 triliun.
"Namun, strategi perseroan dalam memperluas jaringan cabang di luar Pulau Jawa diharapkan dapat semakin memperkuat pertumbuhan pendapatan ke depannya," kata dia.
Hingga akhir 2025, BUAH telah memiliki 18 cabang distribusi. Pada 2025 perseroan membuka cabang baru di Jayapura dan Ternate, sedangkan pada 2026 ekspansi dilanjutkan melalui pembukaan cabang di Lampung serta pembangunan cabang baru di Gorontalo.
(Dhera Arizona)