Dari sisi kinerja, kondisi bisnis perseroan pada 2025 menunjukkan tren perbaikan. Dua entitas anak yang bergerak di sektor pertambangan batu bara, yakni PT Pasir Bara Prima dan PT Persada Kapuas Prima, telah mulai berproduksi dan membukukan pendapatan.
Hingga 31 Desember 2025, kontribusi pendapatan dari penjualan batu bara diperkirakan mencapai Rp154 miliar. Memasuki 2026, SINI menargetkan peningkatan signifikan pada kinerja pendapatan.
Selain melanjutkan operasional dua anak usaha tersebut, perseroan berharap PT Pesona Bara Cakrawala dapat segera beroperasi dan memberikan tambahan kontribusi pendapatan.
Seiring pengembangan kegiatan pertambangan, kesiapan operasional, serta proyeksi kondisi pasar batu bara yang lebih stabil, kontribusi pendapatan dari penjualan batu bara pada 2026 diperkirakan melonjak hingga Rp2,98 triliun.
(DESI ANGRIANI)