Pada pendapatan segmen pelayaran, perseroan mencatat pendapatan time charter senilai USD115,1 juta dan pendapatan spot charter senilai USD20,4 juta pada 2025.
"Secara keseluruhan, industri penyewaan kapal tanker masih sangat baik sepanjang tahun buku 2025, baik untuk permintaan penyewaan di pasar Indonesia maupun untuk pelayaran internasional," kata Paula.
Lebih lanjut Paula menyampaikan, utilisasi rata-rata armada kapal pada tingkat ±86 persen pada 2025. Pada pendapatan segmen galangan kapal, perseroan tercatat menangani sebanyak 37 unit kapal yang utamanya merupakan pekerjaan dry docking serta reparasi kapal.
Dia menerangkan, perseroan melihat peluang pasar yang masih sangat baik dari segmen pekerjaan perbaikan & perawatan kapal pada 2025, memperhatikan bahwa agar dapat layak operasi di perairan, setiap kapal perlu melakukan perawatan secara rutin di galangan kapal.