AALI
9725
ABBA
302
ABDA
5825
ABMM
1370
ACES
1255
ACST
184
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2310
AGAR
360
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
69
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
172
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
710
AKSI
690
ALDO
1390
ALKA
292
ALMI
288
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2022/01/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.19
-0.02%
-0.10
IHSG
6611.16
0.16%
+10.34
LQ45
947.02
0.02%
+0.16
HSI
23807.00
-1.99%
-482.90
N225
26170.30
-3.11%
-841.03
NYSE
16236.51
-0.64%
-103.81
Kurs
HKD/IDR 1,844
USD/IDR 14,383
Emas
837,385 / gram

Surya Biru Murni (SBMA) Raup Pendapatan Rp61,3 M hingga Kuartal III-2021

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 02 Desember 2021 15:03 WIB
PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) mencatat pendapatan Rp61,39 miliar.
Surya Biru Murni (SBMA) Raup Pendapatan Rp61,3 M hingga Kuartal III-2021(Dok.MNC Media)
Surya Biru Murni (SBMA) Raup Pendapatan Rp61,3 M hingga Kuartal III-2021(Dok.MNC Media)

IDXChannel  - PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) melaporkan kinerja keuangan perseroan hingga kuartal III-2021 dengan sejumlah pencapaian. Emiten yang bergerak di bidang manufaktur gas ini membukukan pendapatan usaha sebesar Rp61,39 miliar, atau naik 13,07% dibandingkan Rp54,29 miliar yang dicapai periode sama tahun 2020.

Secara rinci, pendapatan usaha SBMA berasal dari penjualan Oxigen Rp11,6 miliar, Acetylene Rp15,12 miliar, Argon Rp9,52 miliar, Karbondioksida Rp2,40 miliar, Nitrogen Rp2,03 miliar, dan lain-lain Rp20,6 miliar.

Kenaikan pendapatan turun mendongkrak beban pokok perseroan sebesar Rp32,36 miliar dari Rp28,57 miliar. Alhasil, laba kotor SBMA naik mencapai Rp29,03 miliar dari Rp25,71 miliar, sebagaimana tertulis dalam Laporan Keuangan SBMA kepada Bursa Efek Indonesia, Kamis (2/12/2021).

Setelah perhitungan beban umum, administasi, dan keuangan lainnya, maka SBMA mampu mencetak laba bersih periode berjalan sejumlah Rp2,67 miliar, naik 7,67% dari periode sama tahun lalu senilai Rp2,48 miliar.

Penghasilan lain dari surplus revaluasi aset tetap berkontribusi terhadap penghasilan komprehensif perseroan senilai Rp2,49 miliar, yang menambah laba komprehensif periode berjalan senilai Rp5,17 miliar.

Perhitungan tersebut membawa laba per saham SBMA menjadi Rp2,88, lebih rendah dari Rp3,82 yang dicapai pada periode sama tahun 2020.

Posisi aset perseroan per 30 September 2021 mencapai Rp242,02 miliar, melesat 23,95% dari posisi aset perseroan per 30 Desember 2020 senilai Rp195,25 miliar.

Adapun total liabilitas dan ekuitas perseroan hingga kuartal III-2021 berturut-turut mencapai Rp42,6 miliar dan Rp199,4 miliar. Sementara posisi kas dan bank akhir tahun perseroan per 30 September 2021 mencapai Rp41,71 miliar, meroket tajam dari posisi kas periode sama tahun 2020 senilai Rp2,77 miliar. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD