AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26098.99
0.31%
+81.46
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17083.15
-0.09%
-16.06
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,155
Emas
816,110 / gram

Tak Hanya Perak, Harga Tembaga Ikut Rontok Akibat Dolar AS Perkasa

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Senin, 20 September 2021 12:14 WIB
Mengikuti harga perak yang turun, harga tembaga terpantau anjlok lebih dari 1 persen akibat imbas makin menguatnya nilai dolar Amerika Serikat (AS).
Tak Hanya Perak, Harga Tembaga Ikut Rontok Akibat Dolar AS Perkasa (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Mengikuti harga perak yang turun, harga tembaga terpantau anjlok lebih dari 1 persen akibat imbas makin menguatnya nilai dolar Amerika Serikat (AS).

Melansir data Bloomberg, hingga pukul 11:35 WIB, harga tembaga dunia di London Metal Exchange berada di level USD9.119/ton, melemah -1,50 persen pada awal pekan ini, Senin (20/9/2021).

Adapun penguatan greenback membuat investor 'wait and see', sembari menanti pertemuan bulanan Federal Open Market Committee (FOMC) dari Federal Reserve (The Fed) yang diagendakan pada 21-22 September 2021.

Sementara dolar terpantau masih perkasa. Dolar Index New York (DX) berada di level 93,3, menguat (0,78 persen) dalam sepekan.

Para penentu kebijakan ekonomi terutama dari negara-negara maju seperti Jepang dan Inggris bakal melangsungkan pertemuannya pada pekan ini.

Sementara fokus utama investor adalah pertemuan The Fed, yang dapat memberikan sinyal terkait kapan dimulainya tapering. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD