Tak Sanggup Lawan Pandemi, United Airlines Akan PHK 36.000 Pekerja

Market News
Fahmi Abidin
Jumat, 10 Juli 2020 11:00 WIB
Maskapai asal AS yakni United Airlines berencana melakukan PHK terhadap 36.000 pekerja imbas covid-19.
Tak Sanggup Lawan Pandemi, United Airlines Akan PHK 36.000 Pekerja. (Foto: Ist)

IDXChannel – Maskapai asal AS yakni United Airlines berencana melakukan PHK terhadap 36.000 pekerja imbas covid-19 yang tidak berkesudahan dan larangan terbang di berbagai negara serta anjloknya tingkat keterisian penumpan hingga 75 persen selama pandemi.

Dilansir dari BBC, pada Jumat (10/7/2020), pengurangan jumlah pekerja tersebut setara hampir 50 persen dari total pekerja di United Airlines. “Di tengah krisis ini, kami menghitung jumlah tenaga kerja, dan akan menyesuaikan dengan permintaan perjalanan yang turun drastis. Di balik itu semua, kami terus berupaya agar United dan pekerja tetap bersama ketika pelanggan kembali terbang," kata Scott Kirby, CEO United Airlines dalam surat kepada pekerja.

Ditambahkan Kirby, pekerja yang menerima surat tersebut tak otomatis akan langsung terkena PHK. Perusahaan masih terus melihat dinamika di industri penerbangan. Sementara itu, Perhimpunan Pramugari Penerbangan AS (CWA) mengatakan PHK massal ini pukulan berat. Namun, United Airlines diyakini telah melakukan pertimbangan yang matang sebelum memutuskan.

Sejatinya, Pemerintah AS telah menawarkan dana talangan USD50 miliar atau setara Rp720 triliun. Dana ini diberikan bagi maskapai yang tidak melakukan PHK atau memotong gaji pekerja hingga 30 September 2020. Hingga saat ini, United Airlines telah menerima dana sebesar USD5 miliar. Sebagai gantinya, maskapai tidak akan melakukan PHK sampai batas waktu tersebut.

Tercatat United Airlines adalah maskapai terbesar keempat di dunia dengan armada mencapai 765 unit di 2019, dengan total kapasitas 194 juta penumpang. Selain United, American Airlines juga mengumumkan rencana PHK terhadap 8.000 pekerja yang mayoritas pramugari. Maskapai menilai, prospek penerbangan tahun depan masih suram. (*)

Baca Juga