"Dengan potensi double copper output cathode di 2026, maka secara kasar AMMN akan meningkatkan pendapatannya di kisaran 2-3 kali lipat. NIM growth," katanya.
Jika target tersebut berhasil dicapai, Michael menilai valuasi saham AMMN akan menjadi jauh lebih menarik.
"Jika itu bisa direalisasikan, maka AMMN yang saat ini berada dalam rasio Price-to Eearnings (PE) 26 kali, akan memperoleh PE di sekitar 10-12 kali tahun depan," tutur Michael.
Dari sisi teknikal, Michael melihat saham AMMN masih bergerak dalam fase konsolidasi setelah dikeluarkan dari indeks MSCI akibat aturan kepemilikan lebih dari 1 persen.
"Secara teknikal, setelah keluar dari MSCI karena rilis data kepemilikan di atas 1 persen, AMMN berkonsolidasi di antara support 3.500 dan resistance 4.000," ujarnya.