IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini diproyeksikan bergerak terbatas ke rentang 7.000-7.152 dengan kecenderungan konsolidasi
Hal ini seiring kondisi pasar yang masih dibayangi tekanan meski mulai menunjukkan indikasi jenuh jual.
"IHSG pekan ini berpotensi bergerak mixed dalam range 7.000-7.152," tulis Technical Analyst WH Project William Hartanto dalam riset mingguannya, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, IHSG saat ini masih bergerak dalam pola downtrend channel. Namun, posisi candlestick yang mulai naik dari garis support trendline mengindikasikan adanya potensi jenuh jual sekaligus pembentukan support psikologis di level 7.000.
Ini terlihat dari penutupan IHSG pada perdagangan Jumat (23/3/2026) yang melemah 67,03 poin atau turun 0,94 persen ke level 7.097,06. Secara mingguan, pelemahan relatif tipis yakni sebesar 0,14 persen.
Meski demikian, ruang penguatan dinilai masih terbatas, terutama karena pekan perdagangan yang lebih singkat, yakni hanya empat hari. Dalam kondisi ini, IHSG diperkirakan menghadapi resistance di kisaran 7.152.
“Pergerakan masih berpotensi jenuh jual, namun ruang kenaikan terbatas hingga 7.152. Kondisi akan membaik apabila IHSG mampu menembus level tersebut,” tuturnya.
Apabila level tersebut berhasil dilampaui, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dan menguji level 7.400 pada April 2026, sesuai dengan proyeksi sebelumnya.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal:
- AKRA, buy, estimasi target 1.500-1.740. Support 1.300 dan resistance 1.500
- ESSA, buy, estimasi target 735-800. Support 720 dan resistance 800
- MEDC, buy, estimasi target 1.900-2.000. Support 1.790 dan resistance 1.900
(DESI ANGRIANI)