AALI
9800
ABBA
232
ABDA
5900
ABMM
2230
ACES
770
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6675
ADHI
770
ADMF
8025
ADMG
174
ADRO
2860
AGAR
320
AGII
2150
AGRO
705
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
56
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
148
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1490
AKRA
1030
AKSI
288
ALDO
850
ALKA
300
ALMI
298
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/06/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
529.22
-0.37%
-1.96
IHSG
6911.58
-0.44%
-30.77
LQ45
991.94
-0.38%
-3.77
HSI
21859.79
-0.62%
-137.10
N225
26393.04
-1.54%
-411.56
NYSE
0.00
-100%
-14667.32
Kurs
HKD/IDR 1,896
USD/IDR 14,890
Emas
868,358 / gram

Tiga Indeks Wall Street Dibuka Melesat, Investor Mulai Cicil Beli Saham

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Selasa, 10 Mei 2022 21:54 WIB
Tiga indeks utama Wall Street dibuka lebih tinggi pada perdagangan Selasa (10/5/2022). Kenaikan ini terjadi setelah indeks acuan tersebut mengalami tekanan jual
Tiga Indeks Wall Street Dibuka Melesat, Investor Mulai Cicil Beli Saham. (Foto: MNC Media)
Tiga Indeks Wall Street Dibuka Melesat, Investor Mulai Cicil Beli Saham. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Tiga indeks utama Wall Street dibuka lebih tinggi pada perdagangan Selasa (10/5/2022). Kenaikan ini terjadi setelah indeks acuan tersebut mengalami tekanan jual selama tiga hari beruntun.

Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 258,4 poin, atau 0,80%, pada pembukaan menjadi 32504,09. S&P 500 (SPX) menguat 43,9 poin, atau 1,10%, pada pembukaan menjadi 4.035,18, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) melesat 277,1 poin, atau 2,38%, menjadi 11.900,343.

Investor tampak mulai melakukan cicil beli saham-saham perbankan yang dalam beberapa waktu sebelumnya mengalami tekanan imbas sentimen kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).

Pasar masih mengkhawatirkan kondisi makro ekonomi AS di tengah pengetatan kebijakan moneter Fed yang agresif. Rilis inflasi bakal diumumkan dalam waktu dekat, yang dapat menjadi perhatian investor untuk menentukan seberapa hawkish Fed terhadap ekonomi.

Gubernur Fed Jerome Powell sebelumnya telah memberi sinyal untuk menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin yang rencananya akan dilakukan masing-masing di pertemuan berikutnya.

Presiden Fed wilayah New York John Williams mengatakan pada Selasa (10/5) bahwa kenaikan suku bunga memberi tantangan bagi ekonomi AS, kendati hal itu dilakukan demi menjinakkan inflasi.

"Saya pikir sebagai kasus dasar pemikiran, kenaikan 50 basis poin adalah masuk akal persis seperti yang dikemukakan Ketua Powell," kata Williams kepada wartawan setelah pidato di konferensi ekonomi yang diselenggarakan oleh bank sentral Jerman di Eltville am Rhein, Jerman, dikutip dari Reuters, Selasa (10/5/2022). (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD