AALI
9750
ABBA
286
ABDA
6250
ABMM
1350
ACES
1195
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
170
ADRO
2190
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
745
ALDO
1315
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.20
-0.08%
-0.40
IHSG
6554.11
-0.21%
-14.06
LQ45
938.00
-0.14%
-1.34
HSI
24283.31
0.16%
+39.70
N225
27101.98
-0.11%
-29.36
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

Transaksi Berpotensi Turun, Pergerakan IHSG Akan Terbatas di Mei 2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Kamis, 06 Mei 2021 15:21 WIB
Faktor potensi turunnya nilai transaksi bursa di dalam negeri akan membuat pergerakan pasar saham cenderung terbatas sepanjang Mei 2021.
Pergerakan IHSG akan terbatas di Mei 2021. (Foto: MNC Media)
Pergerakan IHSG akan terbatas di Mei 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia optimistis terhadap prospek kondisi makroekonomi baik dari global maupun dalam negeri. Namun, faktor potensi turunnya nilai transaksi bursa di dalam negeri akan membuat pergerakan pasar saham cenderung terbatas sepanjang Mei.

Senior Information Mirae Asset Sekuritas, Martha Christina menilai bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan memiliki rentang pergerakan 5.883-6.115. 

“Angka prediksi itu didasari oleh prediksi secara teknikal yaitu batas support 5.883/5.735 serta resistant 6.115/6.281," ujar Martha dalam konferensi pers Media Day Mirae Asset Sekuritas hari ini (6/5/21).

Dia mengatakan, nilai transaksi saham diprediksi turun, terutama karena libur Lebaran serta masih menunggunya pelaku pasar terhadap publikasi laporan keuangan emiten di bursa. 

"Sebagai gambaran, rerata nilai transaksi April berada pada Rp 9,42 triliun dan sudah turun menjadi Rp 9,14 triliun sejak awal bulan ini. Angka itu turun dari rata-rata Januari-Maret Rp 15,69 triliun per hari," jelasnya.

Martha mengatakan, faktor makroekonomi yang dapat positif itu terutama kondisi domestik. "Data historis dari angka pertumbuhan ekonomi, data manufaktur dari manufacturing PMI yang menunjukkan perbaikan, masih menjadi penunjang prospek ekonomi,"ujarnya.

Menurut dia, faktor makroekonomi yang membaik itu menjadi satu dari tiga katalis pendorong pergerakan IHSG sepanjang Mei. "Dua katalis positif lainnya adalah potensi kenaikan harga komoditas dan sudah berjalannya vaksinasi Covid-19 di dalam negeri.
Di sisi lain, faktor kasus baru Covid-19 domestik setelah libur panjang Lebaran berpotensi menjadi katalis  negatif," tandasnya.

Sekadar informasi, analisis Tim Investment Information Mirae Asset Sekuritas merekomnendasikan beberapa sektor yaitu sektor barang konsumsi primer (JPFA, MAIN), properti (BSDE, CTRA, PWON), bahan baku (ANTM, TINS), dan beberapa pilihan lain (AKRA, BBTN, SRTG, dan MPMX). (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD