AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Ubah Fokus Bisnis, Protech Mitra Perkasa (OASA) Ganti Nama Jadi Maharaksa Biru Energi

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Senin, 27 Juni 2022 23:33 WIB
Salah satunya adalah dengan mengumumkan transformasi bisnis baru perusahaan di industri hijau dan energi baru terbarukan (EBT).
Ubah Fokus Bisnis, Protech Mitra Perkasa (OASA) Ganti Nama Jadi Maharaksa Biru Energi (foto: MNC Media)
Ubah Fokus Bisnis, Protech Mitra Perkasa (OASA) Ganti Nama Jadi Maharaksa Biru Energi (foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA) baru saja rampung menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan dengan menghasilkan sejumlah keputusan. Salah satunya adalah dengan mengumumkan transformasi bisnis baru perusahaan di industri hijau dan energi baru terbarukan (EBT).

Sebelumnya, OASA diketahui merupakan emiten yang terdaftar sebagai entitas bisnis infrastruktur dan telekomunikasi. Dengan perubahan fokus bisnis yang digeluti, manajemen pun mengubah identitas nama dan logo baru perusahaan menjadi PT Maharaksa Biru Energi Tbk. Perubahan tersebut telah mendapat restu dari pemegang saham dalam RUPS.

"Saya nyatakan di sini bahwa ke depan kami memang akan serius menekuni industri hijau yang beromset triliunan rupiah,” ujar Presiden Direktur OASA, Bobby Gafur Umar, dalam keterangan resminya, Senin (27/6/2022).

Menurut Bobby, Maharaksa Biru Energi akan menggeluti bisnis pengolahan dan pengelolaan sampah, biomassa, teknologi EBT, sekaligus menjalankan peran sebagai kontraktor untuk proyek energi ramah lingkungan.

“Kami yakini bidang usaha ini akan mendatangkan manfaat dan keuntungan yang besar, tidak hanya buat kami sebagai entitas bisnis yang menjalankannya, tapi juga buat semua stakeholders kami, termasuk masyarakat luas,” tegas Bobby.

Saat ini, OASA telah menggandeng mitra sekaligus pemilik teknologi di bidang pengelolaan lingkungan dari Eropa, yaitu Suez Group. Guna mewujudkan strategi bisnis baru, Bobby menuturkan bahwa perseroan akan memanfaatkan sumber pendanaan dari luar negeri yang sedang mencari portofolio bisnis berbasis energi bersih atau ramah lingkungan.

“Tahun ini kami akan menyasar beberapa proyek infrastruktur hijau. Sedikitnya ada dua atau tiga proyek yang sedang diincar dan dibicarakan," tutur Bobby.

Dalam jangka dekat, Bobby menyatakan bahwa perseroan saat ini tergabung dalam konsorsium bersama PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk mengelola sampah DKI Jakarta.

"Saat ini sedang dalam tahap persiapan akhir pembangunan pengolahan sampah Jakarta dengan kapasitas 2 ribu ton sampah per hari. Jadi kira-kira seperempat output dari sampah Jakarta per hari yang selama ini dibuang di Bantargebang," ungkap Bobby. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD